Keadaan

“Gimana yah?” tanya Haris saat ayahnya keluar dari IGD.

“Jiel baik-baik aja, pernafasannya juga udah membaik, dia lumayan trauma sekarang, ayah ambil obatnya dulu, abis itu Jiel bisa pulang,” jelas ayah Haris.

Haris mengehela nafasnya lega. Jo dan Asa yang sudah sampai dari tadi ikutan lega.

“Kalian pulang aja,” kata Haris.

Asa menggeleng, “lu masuk aja, kita tungguin disini, biar bantuin lu bawa Jiel nanti.”

“Udah sana,” Jo mendorong Haris masuk ke dalam IGD.

Haris menghampiri Jiel yang sedang menutup matanya. Ia mengambil tangan Jiel untuk digenggam.

Akibat sentuhan itu, Jiel membuka matanya.

“Kak Haris…,” panggil Jiel.

“Iya Jiel, aku disini, jangan takut,” kata Haris sambil mengusap kepala Jiel.

“Makasih kak Haris,” kata Jiel.

No problem, sweetie, nanti pas pulang kamu tidur dikamar aku aja ya, biar bisa aku jagain,” kata Haris.

Jiel mengangguk, “iya.”