Cheating on You
“Dia selingkuh, Woon,” ujar Younghyun kepada sang mantan pacar.
“Kak...,” Dowoon merasa iba kepada Younghyun. Bagaimana bisa Seulgi meninggalkan seseorang yang berharga seperti Younghyun.
“Ini salah aku juga, Woon.”
Dowoon memandangi Younghyun dengan tatapan bertanya.
“Aku masih sayang kamu,” kata Younghyun yang sukses membuat kedua mata Dowoon membulat.
“Kak, stop, we are done,” kata Dowoon.
“I know I said goodbye and baby, you said too.”
Dowoon mengangguk.
“But when I touch her I feel like I'm cheating on you.”
“Maksudnya gimana sih, Kak?”
“I thought that I'd be better when I found someone new,” Younghyun memegang tangan Dowoon, namun Dowoon menolaknya.
“Bukan nya emang gitu?” tanya Dowoon yang dibalas gelengan oleh Younghyun.
“But when I touch her I feel like I'm cheating on you.”
Dowoon sebenarnya masih tidak mengerti maksud Younghyun itu apa.
“Biar aku jelasin,” kata Younghyun sambil mengambil tangan Dowoon dan menggenggamnya.
Younghyun menghela nafasnya.
“Waktu itu emang aku gampang banget ngajakin kamu putus, karena hubungan kita emang udah gak jelas, lalu aku ketemu Seulgi. Kita pacaran dan dia sayang banget sama aku. Tapi aku ngerasa bersalah, Woon, aku ngerasa aku udah selingkuh dari kamu, padahal kenyataannya kita udah putus,” jelas Younghyun.
“Kak....”
“Tapi entah kenapa, aku malah ngerasa kalau aku nggak cinta sama Seulgi, aku gak dapetin apa yang aku dapetin dari kamu. Nggak jarang aku manggil Seulgi dengan nama kamu, Woon. Pelukan Seulgi kerasa beda, aku nggak ngerasa nyaman, waktu aku ciuman sama dia pun aku terbayang kamu, Woon, bahkan aku nggak nyaman sama ciuman dia. Mungkin karena dia udah kesel sama aku gara-gara aku masih belum lupain kamu, jadi dia selingkuh, dan sekarang kita selesai, aku bahkan ga ngerasa kehilangan dia.”
Penjelasan Younghyun barusan membuat Dowoon menangis.
“Kamu jahat banget, Kak, gimanapun juga dia sayang banget sama kamu.”
“Aku jahat karena kamu, Woon, aku masih sayang sama kamu,” kata Younghyun sambil mengusap air mata Dowoon.
Younghyun memandangi keadaan luar dari jendela kafe, dilihatnya salju turun semakin kencang.
“Woon, ayo ngobrol di apartemen aku aja, kayaknya hari ini mau badai salju,” kata Younghyun.
“Aku pulang aja.”
“Bahaya, Woon, aku takut kamu kenapa-kenapa nanti, aku janji nanti kalau badai nya udah reda aku anterin kamu pulang,” Dowoon tengah berpikir. Akhirnya ia mengangguk.
Dowoon sedang diruang tamu apartemen Younghyun dengan selimut tebal ditubuhnya.
“Woon,” Younghyun memanggil dan duduk di sebelah Dowoon.
“Apa?”
Tanpa disangka, Younghyun memeluk pinggang ramping Dowoon.
“Kak?”
“Kayak gini sebentar aja, aku kangen kamu,” kata Younghyun sambil mengendus leher Dowoon.
Dowoon tentu saja tidak bisa menolak. Lalu, Younghyun meraih wajah Dowoon, namun siapa sangka Younghyun mencium bibir Dowoon.
Dowoon kaget tentu saja, ingin melepaskan namun tenaga Younghyun terlalu kuat. Lama-lama Dowoon pun membalas ciuman Younghyun, kedua tangannya memeluk leher Younghyun.
“H-hah,” Dowoon melepaskan ciumannya karena ia kehabisan nafas.
“Dowoon, can we back together?” tanya Younghyun.
“B-bentar, K-kak, h-hah,” Dowoon masih menetralkan nafasnya.
“I'll wait,” kata Younghyun lalu memeluk Dowoon lagi.
Setelah 5 menit, Younghyun bertanya lagi.
“Gimana?”
Tak ada jawaban.
“Woon?”
Tak ada jawaban lagi.
“Dowoon?”
Hening. Younghyun meyimpulkan bahwa Dowoon menolak permintaanya.
“Ah, aku tau kamu gak mau,” kata Younghyun. “Aku ke kamar dulu ya, nanti kalau salju nya udah reda kamu panggil aku aja, nanti aku anterin pulang.”
Younghyun mengacak kepala Dowoon lalu meninggalkan Dowoon sendirian.
Dowoon mengetuk pintu kamar Younghyun. Younghyun segera membukanya.
“Udah reda salju nya? Bentar aku ambil kunci mobil dulu,” Younghyun berbalik, namun tangan nya ditarik oleh Dowoon.
Dowoon kemudian mencium Younghyun dengan tiba-tiba dan loncat kegendongan Younghyun. Younghyun tentu saja kaget. Mereka berciuman sampai nafas mereka habis.
“Ayo balikan,” kata Dowoon.
Younghyun yang masih kaget itu pun tambah kaget.
“Kok diem? Tawaran kamu yang tadi udah ga berlaku ya?” tanya Dowoon.
“Nggak gitu, aku kaget,” kata Younghyun. “Ini kamu beneran?”
Dowoon mengangguk. “Aku masih sayang kamu, Kak.”
Younghyun tersenyum lalu mengecup bibir Dowoon.
“Dowoon, will you be my boyfriend, again?“
“Yes, I will.”
Lalu kedua nya tertawa dan saling memeluk satu sama lain.
END
240421, dwddablues.